SELAMAT DATANG & SELAMAT BROWSING. DAFTAR HARGA NGENET: Personal Rp.3.000 / Jam, Paket 1 ( 2 Jam ) = Rp.5.000, Paket 2 ( 3 Jam ) = Rp.7.500, Paket 3 ( 4 Jam ) = Rp.9.500.Paket 4 (5 jam)= Rp.12.000, Paket 5 (6 Jam)= Rp. 18.000. PAKET HEMAT MALAM mulai jam 20.00 : Paket 6 ( 2,5 Jam ) = Rp.5.000, Paket 7 ( 3,5 Jam ) = Rp.6.500. Kami juga melayani Pembayaran Listrik, PDAM dan Telkom TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA.

Senin, 29 April 2013

DO'A AKAN MANDI

اَللّهُمَّ اغْفِرْلِىْ ذنبِى وَوَسِّعْ لِىْ فِىْ دَارِىْ وَبَارِكْ لِىْ فِىْ رِزْقِىْ
 " ALLOOHUMMAGHFIRLII DZAMMBI WA WASSI'LII FII DAARII WA BAARIKLII FII RIZQII. "
 Artinya : "Ya Allah, ampunilah dosaku dab berilah keluasan di rumahku serta berkahkanlah rizqiku".

DO'A KELUAR WC

اَلْحَمْدُلِلهِ الَّذِى أَذْهَبَ عَنِّى اْلاَذَاى وَعَافَانِيْ
" ALHAMDU LILLAAHIL LADZII ADZHABA 'ANNIL ADZAA WA 'AAFAANII. "
Artinya : "Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan yang telah menyehatkan aku. "

Minggu, 28 April 2013

DO'A SETELAH ISTINJA ( CEBOK )

Do'a ini di baca setelah keluar dari WC ( di baca sebelum do'a keluar dari WC

اَللَّهُمَّ طَهِّرْ قَلْبِى مِنَ النِّفَاقِ وَحَصِّنْ فَرْجِىْ مِنَ الْفَوَاحِشِ
" ALLOOHUMMA THOHHIR QOLBII MINAN NIFAAQI WA HASHSHING FARJII MINAL FAWAAHISY(I)."
Artinya : "Wahai Tuhanku, sucikanlah hatiku dari sifat kepura - puraan ( munafiq ) dan peliharalah kemaluanku dari perbuatan keji."

DO'A MASUK WC

اَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُبِكَ مِنَ اْلخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ
" ALLOOHUMMA INNII A 'UUDZUBIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAITS(I)."
artinya : "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada -Mu dari setan laki - laki dan perempuan."

DO'A BANGUN TIDUR

اَلْحَمْدُلِله الَّذِي أَحْيَانَابَعْدَمَاأَمَاتَنَاوَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ
" ALHAMDULILLAAHIL LADZII AHYAANAA BA'DAMAA AMAATANAA WA ILAIHIN NUSYUUR(U)."
Artinya : " Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami sesudah mati ( membangunkan kami dari tidur ) dan hanya kepada-Nya kami dikembalikan."

Rabu, 24 April 2013

DO'A TERJAGA DARI TIDUR KARENA TERKEJUT

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهَ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَشَرِّعِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَاَنْ يَحْضُرُوْنِى
"A 'UUDZU BIKALIMAATILLAAHIT TAMMATI MIN GHODHZOBIHI WA SYARRI 'IBAADIHI WA MIN HAMAZAATISY SYAYAATHIINI WA AYYAHDHZURUUNII"
Artinya : " Aku berlindung dengan ( menyebut ) kalimat - kalimat Allah yang sempurna dari kemurkaan-Nya, dari kejahatan hamba - hamba-Nya dan dari segala godaan syetan serta dari kedatangan mereka kepadaku " .

Selasa, 23 April 2013

DO'A JIKA MEMPEROLEH MIMPI YANG BURUK

اَللّهُمَّ اِنِّي اَعُوْذُبِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ وَسَيِّئَاتِ اْلاَحْلَامِ
" ALLOOHUMMA INNII A 'UUDZUBIKA MIN 'AMALISY - SYAITHOONI WA SAYYI 'AATIL AHLAAM "

Artinya : " Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada- Mu dari perbuatan syetan dan buruknya mimpi. "

 

DO'A JIKA MEMPEROLEH MIMPI YANG BAIK

اَلْحَمْدُ لِله رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ

" ALHAMDULILLAAHI ROBBIL 'AALAMIIN "
Artinya : " Segala Puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam " 


DO'A AGAR DIBERI MIMPI YANG BAIK OLEH ALLAH

اَللّهُمَّ اِنِّى اَسْاَلُكَ رُوءْيًا صَالِحَةً صَادِقَةً غَيْرَ كَاذِبَةٍ نَافِعَةً غَيْرَ ضَارَّةٍ
" ALLOOHUMMA INNII ASALUKA RUKYANG SHOOLIHATANG SHOODIQOTAN GHOIRO KAADZIBATIN NAAFI 'ATAN GHOIRO DHZOOORROH."

Artinya : " Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu mimpi yang baik lagi benar, bukan mimpi yang dusta dan membawa manfaat, bukan mimpi yang membawa mudhorot ( membawa bahaya ) ".
 

ADAB TIDUR

Tidur merupakan salah satu nikmat Allah Ta'ala yang tiada terkira nilainya. Dengan tidur, meskipun sejenak akan mampu mengistirahatkan tubuh dan  pikiran serta memperbarui semangat kita. Rasululloh SAW telah menjadikan tidur yang sebelumnya hanya menjadi kegiatan rutin manusia sehari - hari, menajdi sebuah ibadah dan sarana manusia untuk berhubungan dengan Allah Ta'ala. Oleh karena itu, agar tidur kita bernilai ibadah, hendaknya kita tidur dengan cara - cara yang telah diajarkan oleh Rasululloh SAW. Berikut adalah beberapa adab tidur yang hendaknya kita amalkan setiap kali kita akan tidur :
  1. Bermuhasabah ( intropeksi diri ) sebelum tidur. 
Seorang muslim sangat dianjurkan untuk bermuhasabah ( berintrospeksi diri ) sesaat sebelum tidur, memperhitungkan semua perbuatan yang telah ia lakukan sepanjang hari. Jika ia temukan perbuatannya baik, maka hendaknya ia bersyukur kepada Allah Ta'ala, namun jika sebaliknya maka hendaknya ia segera memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepadaNya. 
    2.  Tidur dengan hati bersih.
Hendaknya seorang tidur dengan hati yang bersih, tidak menyimpan kebencian apalagi dendam kepada seorang muslim pun. Bahkan justru memaafkan semua orang yang telah berbuat buruk kepadanya. Di dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Najjar disebutkan bahwa seorang sahabat yang bernama 'Ulbah bin Zaid, saat akan tidur memaafkan setiap orang yang berbuat salah kepadanya dengan membaca do'a berikut :
اَللّهُمَّ اِنِّي تَصَدِّقْتُ بِعِرْضِيْ عَلَى مَنْ نَالَهُ مِنْ خَلْقِكَ
" ALLOOHUMMA INNII TASHODDAQTU BI 'IRDHII 'ALAA MAN NAALAHU MIN KHOLQIKA "
Artinya : " Duhai Allah sesungguhnya kusedekahkan semua kehormatanku kepada siapa pun makhlukMu yang berdosa karena mendzolimiku "
 Keesokan harinya Rasululloh SAW bersabda : " Dimanakah seseorang yang menyedekahkan kehormatannya semalam ? " Maka bangkitlah 'Ulbah bin Zaid sambil berkata : " Aku, duhai Rasululloh ". Rasululloh pun kemudian bersabda : " Sesungguhnya Allah telah menerima sedekahmu. " ( HR. Ibnu Najjar ).
 Menyedekahkan kehormatan artinya memaafkan setiap orang yang telah menodai kehormatannya, mencela, memaki, menggunjing dan lain sebagainya.
   3.   Tidur lebih dini ( menyegerakan tidur ) setelah Shalat 'Isya'
Hendaknya tidur lebih cepat agar mudah bangun sebelum waktu Shubuh. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim, Sayidah 'Aisyah R. A berkata :
كَانَ يَنَامُ اَوَّلَهُ وَ يَقُوْمُ اَخِرَهُ فَيُصَلِّيْ
  " KAANA YANAAMU AWWALAHU, WAYAQUUMU AAKHIROHU FAYUSHOLLII"
Artinya : " Dahulu Rasululloh SAW tidur di awal malam dan bangun pada penghujung malam, lalu beliau melakukan Shalat."
Rasululloh SAW juga tidak menyukai tidur sebelum shalat 'Isya' ataupun begadang yang tidak bermanfaat selepas 'Isya'. Di dalam shahih Bukhori disebutkan :
اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ اْلعَشَاءِ وَاْلحَدِيْثَ بَعْدَهَا
  " ANNA ROSUULALLOOHI SHOLLALLOOHU 'ALAIHI WASALLAMA KAANA YAKROHUN NAUMA QOBLAL 'ISYAAI WALHADIITSA BA'DAHAA "
Artinya : " Sesungguhnya Rasululloh SAW tidak menyukai tidur malam sebelum shalat 'Isya' dan berbincang - bincang ( yang tidak bermanfaat ) setelahnya. " ( H. R : Bukhori dan Muslim ).
    4.   Berwudhu dan bersiwak ( menggosok gigi )
Sebelum tidur hendaknya berwudhu dan bersiwak ( menggosok gigi ) terlebih dahulu sebagaimana diperintahkan Rasulullohi saw dalam sabda beliau :
إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ
" IDZAA ATAITA MADHZJA 'AKA FATAWADHZDHZOK WUDHZUUAKA LISHSHOLAATI." 
Artinya : " Jika engkau menghampiri pembaringanmu ( tempet tidurmu ) maka berwudhulah sebagaimana wudhumu untuk sholat. " ( H. R. Bukhori dan Muslim ).
   5.   Mengibaskan alas tidur ( sprei )
Sebelum berbaring di pembaringan, hendaknya ia mengibaskan alas tidur ( sprei ) 3 X, agar tidak tertinggal sesuatu yang membahayakan dirinya di tempat tidurnya tersebut.
Rasululloh saw bersabda :
اِذَاأَوَى أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ، فَلْيَأْخُذْ دَاخِلَةَ إِزَارِهِ، فَلْيَنْفُضْ بِهَا فِرَاشَهُ وَلْيُسَمِّ الله. فَإِنَّهُ لَا يَعْلَمُ مَا خَلَفَهُ بَعْدَهُ عَلَى فِرَاشِهِ
" IDZAA AWA AHADUKUM ILA FIROOSYIHI, FALYAKKHUDZ DAAKHILATA IZAARIHI, FALYANGFUDHZ BIHAA FIROOSYAHU, WALYUSAMMILLAH. FAINNAHU LAA YA'LAMU MAA KHOLAFAHU BA'DAHU 'ALAA FIROOSIHI.
Artinya : " Apabila seseorang dari kalian menghampiri pembaringannya ( hendak tidur ), hendaknya ia mengambil bagian dalam selimutnya, kemudian mengibaskannya ke pembaringannya dan mengucapkan Bismillah. Sebab ia tidak mengetahui apa yang terjadi di pembaringannya saat ia meninggalkannya. " ( HR : Muslim )
  6.    Berbaring di sisi kanan, menghadap Kiblat, sambil meletakkan telapak tangan kanan di pipi kanan.
Sebagaimana diriwayatkan oleh Barra' bin 'Azib, " Rasulullah saw ketika akan tidur berbaring di sisi tubuh bagian kanan dan meletakkan telapak tangan kanan di pipi kanannya, setelah itu barulah beliau membaca do'a tidur." ( HR. Bukhori dan Muslim ). 
  7.    Mengusap anggota tubuh dengan telapak tangan.
Sebelum tidur hendaknya ia mengusap seluruh anggota tubuhnya dengan kedua telapak tanggannya sebagaimana yang diajarkan Rasulullah saw. Jika ia tidak mampu mengusap seluruh tubuh dengan kedua telapak tangganya, hendaknya ia mengusap bagian tubuh yang dijangkau. Usapan itu hendaknya dimulai dari kepala, wajah dan tubuh bagian depan.
Sayyidah 'Aisyah meriwayatkan bahwa ketika hendak tidur malam, Nabi SAW merapatkan kedua telapak tanggan beliau, lalu meniupnya. Setelah itu beliau membaca Qul Huwallohu Ahad ( Al - Ikhlas ), Qul a 'uudzu birobbil Falaq ( Al- Falaq ) dan Qul a 'uudzu Birobbinnaas ( An - nas ), lalu mengusap seluruh anggota tubuh yang dapat dicapai telapak tanggan beliau. Beliau berbuat demikian sebanyak 3 X . ( HR : Bukhori dan Muslim ).
  8.     Membaca Ayat kursi
 Abu Hurairah ra berkata :
" Rasulullah saw menugaskan aku menjaga harta zakat Ramadhan, kemudian ada orang yang datang mencuri  makanan namun aku merebutnya kembali, lalu aku katakan : " Aku pasti akan mengadukan kamu kepada Rasululloh saw." Kemudian Abu Hurairah ra menceritakan suatu hadits berkenaan dengan masalah ini. Pencuri yang datang kepadanya kemudian berkata, " Jika kamu hendak berbaring diatas tempat tidurmu, bacalah ayat kursi, karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah Ta 'ala dan setan tidak akan dapat mendekatimu sampai pagi". Berkenaan dengan cerita dari Abu Hurairah, Nabi SAW pun bersabda : " Benar apa yang dikatakannya meskipun dia seorang pendusta. Dia adalah setan." ( HR : Bukhori ).
  9.     Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir
 Membaca kalimat Tasbih 33 X, Tahmid 33 X dan Takbir 34 kali. Sebagaimana yang diajarkan Rasululloh saw kepada putri beliau, Fatimah ketika ia meminta pembantu kepada ayahnya. Dalam Sunan Abu Dawud disebutkan bahwa Rasulullah saw bersabda :
إِتَّقِي الله يَافَاطِمَةُ، وَأَدِّيْ فَرِيْضَةَ رَبِّكِ وَاعْمَلِيْ عَمَلَ أَهْلِكِ، فَاِذَا أَخَذْتِ مَضْجَعَكِ فَسَبِّحِيْ ثَلَاثًا وَثَلَاثِيْنَ، وَاحْمِدِيْ ثَلَاثًا وَثَلَاثِيْنَ وَكَبِّرِيْ أَرْبَعًا وَثَلَاثِيْنَ فَتِلْكَ مِائَةٌ فََهِيَ خَيْرٌلَكِ مِنْ خَادِمٍ
" ITTAQILLAHA YAA FAATHIMATU, WA ADDII FARIIDHZOTA ROBBIKI WA'MALII 'AMALA AHLIKI, FA IDZAA AKHODZTI MADHZJA 'AKI FASABBIHII TSALAATSANW WATSALAATSIINA, WAHMIIDII TSALAATSANW WATSALAATSIINA WA KABBIRII ARBA'AW WA TSALAATSIINA FATILKA MIATUNG FAHIYA KHOIRUL LAKI MIN KHOODIMIN."
 Artinya : "Duhai Fathimah, bertakwalah kepada Allah. Tunaikanlah kewajibanmu dan kerjakan pekerjaan rumah tanggamu. Jika engkau hendak tidur, maka ucapkanlah subhanalloh sebanyak 33 X, alhamdulillah 33 X dan Allahu Akbar 34 X. Inilah seratus kalimat dzikir yang lebih baik bagimu daripada seorang pembantu."
 Dalam riwayat lain, Rasulullah saw bersabda :
 أَلَاأَدُلُّكُمَاعَلَى خَيْرٍمِمَّاسَأَلْتُمَاإِذَا أَخَذْتُمَا مَضَاجِعَكُمَاأَوْ أَوَيْتُمَا إِلَى فِرَاشَكُمَا فَسَبِّحَاثَلَاثًا وَثَلَاثِيْنَ وَاحْمَدَاثَلَاثًا وَثَلَاثِيْنَ وَكَبِّرًا أَرْبَعًا وَثَلَاثِيْنَ فَهُوَ خَيْرٌلَّكُمَامِنْ خَادِمٍ
 " ALAA ADULLUKUMAA 'ALAA KHOIRIM MIMMAA SA ALTUMAA IDZAA AKHODZTUMAA MADHZOOJI 'AKUMAA AU AWAITUMAA ILAA FIROOSYIKUMAA FASABBIHAA TSALAATSAW WA TSALAATSIINA WAHMADAA TSALAATSAW WATSALAATSIINA WAKABBIROO ARBA 'AW WATSALAATSIINA FAHUWA KHOIRULLAKUMAA MIN KHOODIMIN."
artinya : " Apakah kalian mau jika kuajarkan sesuatu yang lebih baik daripada permintaan kalian ? Jika kalian berbaring hendak tidur, maka ucapkanlah subhanalloh sebanyak 33 X, Alhamdulillah 33 X dan Allahu Akbar 34 X. Ini lebih baik kalian berdua daripada seorang pembantu."
 Mendengar nasihat sang ayah yang penuh kasih, Sayyidah Fathimah berkata : "Aku ridha dengan semua keputusan Allah dan RasulNya."
   10.  Membaca Do'a dan Dzikir Sebelum Tidur
Setelah berbaring di pembaringan, hendaknya ia membaca do'a dan dzikir yang diajarkan oleh Rasululloh saw, agar tidurnya berkah dan bernilai ibadah dan seandainya ia meninggal dunia dalam tidurnya tersebut, ia meninggal dalam keadaan yang baik ( Khusnul Khotimah ). Di antaranya adalah do'a sbb :
Do'a Pertama
بِاسْمِكَ رَبِّ وَضَعْتُ جَنْبِي، وَبِكَ أَرْفَعُهُ، إِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِيْ فَارْحَمْهَا، وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
" BISMIKA ROBBI WADHZO'TU JAMBII, WABIKA ARFA 'UHU, IN AMSAKTA NAFSII FARHAMHAA, WA IN ARSALTAHAA FAHFADH HAA BIMAA TAHFADHU BIHI 'IBAADAKASH SHOOLIHIIIN(A). "
Artinya : "Dengan namaMu wahai Tuhanku, kubaringkan lambungku dan dengan namaMu pula aku angkat lambungku. Jika engkau cabut nyawaku, maka cabutlah dengan penuh kasih sayang, dan jika Engkau kembalikan nyawaku, maka lindungilah dia, sebagaimana Engkau lindungi hamba - hambaMu yang Sholeh." ( HR. Bukhori, Muslim dan Tirmidzi ).
Do'a Kedua
بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَا وَ أَمُوْتُ
" BISMIKA ALLOOHUMMA AHYAA WA AMUUT(U). "
Artinya : "Dengan NamaMu, ya Allah aku hidup dan dengan NamaMu aku mati. " ( HR. Bukhori, Abu Dawud dan Ahmad ).
  11.   Tidak Tidur Tengkurap
Tidur tengkurap meskipun tidaklah haram, akan tetapi tidak disukai oleh Rasulullah saw. Dalam Sunan Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah disebutkan bahwa suatu hari Rasulullah saw melihat seorang sahabat tidur tengkurap di Masjid, maka beliau saw membangunkannya dan mengatakan bahwa tidur tengkurap adalah tidur yang dibenci Allah dan cara tidurnya penghuni neraka. ( HR. Ibnu Majah ).
  12.   Menutup pintu, jendela dan memadamkan api dan lampu sebelum tidur.
Sebelum tidur periksalah kompor, pintu dan jendela. Padamkan semua api dan tutup rapat - rapat semua pintu dan jendela. Jangan lupa padamkan pula lampu ( jika nyalanya menggunakan api ). Rasulullah saw bersabda :
أَغْلِقُوْا اْلاَبْوَابَ بِالَّليْلِ، وَأَطْفِئُوْا السُّرُجَ، وَأَوْكِئُوْا اْلأَسْقِيَةَ، وَخَمِّرُوا الطَّعَامَ وَالشَّرَابَ، وَلَوْ أَنْ تَعْرِضُوْا عَلَيْهِ بِعُوْدٍ
AGHLIQUUL ABWAABA BIL LAILI, WA ATHFIUUS SURUJA, WA AUKIUUL ASQIYATA, WA KHOMMIRUUTH THO 'AAMA WASYSYAROOBA, WALAU AN TA'RIDHZUU 'ALAIHI BI 'UUD(IN). "
Artinya : "Di malam hari ( saat tidur ), tutuplah semua pintu, padamkanlah lampu, tutuplah rapat - rapat semua bejana, tutuplah makanan dan minuman walau dengan meletakkan sebatang lidi di atasnya. " ( HR. Ahmad )
Dalam Hadits lain Rasulullah saw bersabda :
لَاتَتْرُكُوا النَّارَ فِيْ بُيُوْتِكُمْ حِيْنَ تَنَامُوْنَ
 " LAA TATRUKUN NAARO FII BUYUUTIKUM HIINA TANAAMUUNA. "
Artinya : "Jangan biarkan api menyala di rumah kalian saat kalian tidur. " ( HR. Muslim ).
  13.   Membaca Do'a Saat Terjaga Dalam Keadaan ketakutan.
Kadangkala kita bangun tidur dalam keadaan terkejut, tersentak atau ketakutan. Ketika hal ini terjadi maka bacalah do'a berikut :
أَعُوْذُ بِكِلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ، وَشَرِّعِبَادِهِ، وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ
" A 'UUDZU BIKALIMAATILLAAHIT TAMMAATI MIN GHODHZOBIHI WA 'IQOOBIHI, WASYARRI 'IBAADIHI, WA MIN HAMAZAATISY SYAYAATHIINI WA AY YAHDHZURUUN(I). "
Artinya : "Aku berlindung ( kepada Allah ) dengan kalimat - kalimatNya yang sempurna, dari amarah dak siksaNya, dari keburukan hamba - hambaNya dan dari berbagai bisikan setan sehingga mereka tidak dapat menghampiriku. " ( HR. Tirmidzi ).
  14.   Membaca Do'a Sulit Tidur
Jika kita mengalami kesulitan untuk tidur, maka bacalah do'a yang telah diajarkan oleh Rasulullah saw berikut :
أَللّهُمَّ غَارَتِ النُّجُوْمُ، وَهَدَأَتِ اْلعُيُوْنُ، وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّومٌ لَا تَأْخُذُكَ سِنَةٌ وَلَانَوْمٌ، يَاحَيُّ يَاقَيُّوْمُ، أَهْدِئْ لَيْلِيْ وَأَنِمْ عَيْنِيْ
" ALLOOHUMMA GHOOROTIN NUJUUMU, WA HADA ATIL 'UYUUNU, WA ANTA KHAYYUNG QOYYUUM, LAA TAK KHUDZUKA SINATUW WALAA NAUUM(UN), YAA KHAYYU YAA QOYYUUMU, AHDIK LAILII WA ANIM 'AINII "
Artinya : "Ya Allah, bintang - bintang telah tenggelam dan semua mata telah tertidur lelap, sedangkan Engkau Maha Hidup dan terus - menerus mengurus makhluk. Engkau tidak pernah terkena kantuk dan tidak pula tidur. Wahai yang Maha hidup dan terus - menerus mengurus makhluk, tenangkanlah malamku dan pejamkanlah mataku." ( HR. Ibnu Sunni ).
  15.  Do'a Ketika Bermimpi Buruk
Ketika bermimpi buruk, segera tiupkan butiran ludah kecil ke arah kiri sebanyak 3 X dan bacalah do'a dibawah ini. Setelah itu ubah posisi tidur kita kearah yang berlawanan dengan posisi sebelumnya. Sebagai contoh, jika sebelumnya anda berbaring di sisi tubuh bagian kanan, segera berbaringlah di sisi tubuh bagiah kiri. Dan yang terpenting, jangan ceritakan mimpi itu kepada siapapun. Kemudian jika mampu bangun tunaikanlah shalat sunnah 2 rakaat.
أَللّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ وَسَيِّئَاتِ اْلاَحْلَامِ
" ALLOOHUMMA INNII A 'UUDZUBIKA MIN 'AMALISY SYAITHOONI WA SAYYIAATIL AHLAAM(I). "
artinya : "Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari perbuatan setan dan keburukan mimpi. " ( HR. Ibnu Sunni ).
Seseorang yang benar - benar mengamalkan adab - adab tidur, maka tidurnya adalah ibadah. Sayyidina Mu'adz bin Jabal RA, berkata :
أَمَّاأَنَافَأَنَامُ وَأَقُوْمُ وَأَرْجُوْ فِيْ نَوْمَتِيْ مَا أَرْجُوْ فِيْ قَوْمَتِيْ
" AMMAA ANA FA ANAAMU WA AQUUMU WA ARJUU FII NAUMATII MAA ARJUU FII QOUMATII. "
Artinya : "Adapun aku tidur dan juga bangun malam, dan dalam tidurku, aku mengharapkan apa yang kuharapkan dalam bangun malamku." ( Diriwayatkan oleh Muslim ).
Semoga dengan mengamalkan berbagai adab tersebut, Allah mengaruniakan kepada kita kesempatan untuk bermimpi bertemu dengan Rasululloh saw dan kemudian kelak di hari kiamat kita dapat bersanding bersama beliau di Surga.
Kajian  tentang ADAB TIDUR sudah selesai, untuk BAB yang lainnya silahkan kembali ke menu BUKU : ADAB NABI


( Kutipan dari Buku : ADAB NABI , karya Habib Noval bin Muhammad Alaydrus solo )

Senin, 22 April 2013

DO'A MOHON PENJAGAAN ALLAH DI WAKTU TIDUR

اَللَّهُمَّ قِنِيْ عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ
" ALLOOHUMMA QINII 'ADZAABAKA YAUMA TAB 'ATSU 'IBAADAKA ".
" Ya Allah, Peliharalah aku dari siksa-Mu pada hari ketika Kau bangkitkan hamba - hamba -Mu ".

DO'A AKAN TIDUR

بِسْمِكَ اَللَّهُمَّ اَحْيَا وَاَمُوْتُ
" BISMIKA ALLOOHUMMA AHYAA WA BISMIKA AMUUT ".
" Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati "


DO'A SUPAYA DIKABULKAN KEINGINANNYA

اَََللّهُمَّ اِنَّكَ تَعْلَمُ سِرِّيْ وَ عَلَانِيَّتِيْ فَاقْبَلْ مَعْذِرَتِيْ

" ALLOOHUMMA INNAKA TA'LAMU SIRRII WA 'ALAA NIYYATII FAQBAL MA'DZIROTII "
" Ya Allah, Engkau mengetahui apa yang aku sembunyikan dan aku lahirkan, maka terimalah "zurku" "



Untuk Do'a yang lainnya silahkan klik KUMPULAN DO'A 


DO'A UNTUK KEDUA ORANG TUA

اَللَّهُمَّ اغْفِرْلِي وَلِوَالِدَ يَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيْرًا

" ALLOOHUMMAGH FIRLII WA LIWAALIDAYYA WAR HAMHUMAA KAMAA ROBBAYAANII SHOGHIIROO "

" Ya Allah ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan kasihanilah keduanya sebagaimana mereka mengasihani aku sejak kecil "

ADAB BERDO'A

Dalam hal berdo'a hendaknya disertai adab antara lain :
  1. Berusaha secara khusuk, tenang dan ikhlas pada Allah swt ketika berdo'a.
  2. Berdo'a sebaiknya dilakukan setelah sholat wajib, Tahajud ( malam), sebagian lainnya dalam keadaan punya wudhu walaupun tidak hendak sholat.
  3. Berdo'a mengharap Ridho Allah swt semata dengan rendah hati dan yakin do'anya dikabulkan oleh Allah swt.
  4. Setelah berdo'a sebaiknya diikuti pula baca istighfar dan jangan melakukan hal - hal yang berdosa kembali.
  5. Ketika hendak berdo'a terdapat pula waktu yang amat baik yakni pada waktu Bulan Ramadhan, Malam Lailatul Qodar, Hari Jum'at, tengah malam, wukuf di Arafah, antara adzan dan iqomah.
  6. Diantara orang yang dikabulkan do'anya yakin orang yang sholeh, berbakti kepada kedua orang tuanya, orang yang bertaubat dari dosanya, Do'a orang tua terhadap anaknya dan sebaliknya.

Minggu, 21 April 2013

BAB KEIMANAN ( Kitab Irsyaadul 'Ibad )

Firman Allah SWT :

yaa ayyuhaa nnaasu u'buduu rabbakumulladzii khalaqakum walladziina min qablikum la'allakum tattaquun
[2:21] Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa, 


alladzii ja'ala lakumu l-ardha firaasyan wassamaa-a binaa-an wa-anzala mina ssamaa-i maa-an fa-akhraja bihi mina tstsamaraati rizqan lakum falaa taj'aluu lillaahi andaadan wa-antum ta'lamuun
[2:22] Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah30, padahal kamu mengetahui. 

( Al- Baqoroh : 21 - 22 ).

Maksud sekutu - sekutu    : Tuhan - tuhan selain Allah yang disembah.

Padahal kamu mengetahui  : Kamu mengetahui sekutu itu hanya sekedar makhluk, mereka tidak menciptakan dan tidak akan bisa menjadi Tuhan kecuali yang menciptakan.

Allah berfirman :

waman lam yu/min bilaahi warasuulihi fa-innaa a'tadnaa lilkaafiriina sa'iiraa
[48:13] Dan barangsiapa yang tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya Kami menyediakan untuk orang-orang yang kafir neraka yang bernyala-nyala.( Al - Fath : 13 ).

 عَنْ عُمَرَبْنِ اْلخَطَابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ بَيْنَهُمَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ إِذْطَلَعَ عَلَيْنَا رَجُلٌ شَدِيْدُ بَيَاضِ الثِّيَابِ شَدِيْدُ سَوَادِ الشَّعْرِ لَايُرَى عَلَيْهِ أَثَرُ السَّفَرِ وَلَايَعْرِفُهُ مِنَّا أَحَدٌ حَتَّى جَلَسَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ فَاَسْنَدَ رُكْبَتَيْهِ إلَى رُكْبَتَيْهِ وَوَضَعَ كَفَّيْهِ عَلَى فَخِذَيْهِ وَقَالََ؛يَا مُحَّمدْ! أَخْبِرْنِيْ عَنِ اْلاِسْلَامِ؟ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ ألاسلام ان تشهدان لااله الا الله وان محمدا رسول الله وتقيم الصلاة وتؤتي الزكاة وتصوم رمضان وتحج البيت إن استطعت إليه سبيلا قال صدقت قال فعجبنا له يسأله ويصدقه قال فأخبرني عن الإيمان ؟ قال أن تؤمن بالله وملائكته وكتبه ورسله واليوم الآخر وتؤمن بالقدر خيره وشره من الله تعالى قال صدقت قال فأخبرني عن الاحسان ؟ قال أن تعبدا لله كأنك تراه فإن لم تكن تراه فإنه يراك قال فأخبرني عن الساعة ؟ قال ماالمسئول عنها بأعلم من السائل قال فأخبرني عن أمارتها ؟ إن تلد الامة ربتها و ان ترى الحفاة العراة العالة رعاء الشاة يتطاولون فى البنيان ثم انطلق فلبثت مليا ثم قال يا عمرألدرى من السائل ؟ قلت الله ورسوله أعلم قال فإنه جبريل اتاكم يعلمكم دينكم  (روه مسلم
Artinya :
Dari Umar bin Khotthob ra berkata : pada suatu hari, kami berada disisi Rasululloh SAW, tiba - tiba datanglah seorang lelaki yang mengenakan pakaian yang sangat putih, rambutnya hitam kelam, tidak tampak bekas bahwa dia dari bepergian, di samping itu tidak seorangpun dari kita yang mengenalnya, lalu duduk dihadapan Nabi, lalu menyandarkan ke dua lututnya kepada dua lutut Nabi dan meletakkan kedua tapak tangannya pada kedua pahanya sendiri, lalu berkata : Wahai Muhammad, beritahukan aku tentang islam. Lalu Rasululloh SAW bersabda : Islam ialah hendanya kamu menyaksikan bahwa tidak Tuhan kecuali ALLOH dan Sesungguhnya Muhammad adalah utusan ALLOH. Kamu mendirikan Sholat, berpuasa di Bulan Ramadhon, menjalankan Haji ke Baitulloh bila kamu mampu pergi kesana. lalu seorang lelaki itu menjawab ; betul. Perawi berkata : " Lantas kami merasa heran, dia bertanya kepada Nabi, lalu dia yang mengatakan betulterhadap jawaban Nabi". Lalu dia bertanya lagi : beritahukanlah aku tentang iman. Nabi menjawab : Iman hendaklah kamu beriman kepada ALLOH, malaikatNYA, kitab2 NYA, Malaikat2 Nya, Utusan2 Nya, hari kemudian, kamu beriman kepada takdir yang baik dan yang buruk ( dari ALLOH ). Lelaki itu berkata : betul ( apa yang kamu katakan ), lalu dia bertanya lagi : Berilah tahu aku tentang Ihsan, lalu Nabi menjawab : Ihsan ialah hendaknya kamu menyembah kepada ALLOH seolah - olah kamu melihatNYA, bila kamu tidak melihatNYA maka sesungguhnya ALLOH melihatmu. Lalu lelaki itu bertanya lagi : beritahukanlah aku tentang terjadinya hari kiamat . Nabi bersabda : tidaklah orang yang ditanya lebih mengetahui ( tentang terjadinya kiamat ) dari pada orang yang bertanya. Lalu lekaki itu bertanya lagi : beritahukanlah aku tentang tanda - tandanya ( hari kiamat ) . Nabi menjawab : Hendaklah budak wanita melahirkan majikannya 1) dan kamu lihat orang - orang yang biasanya tidak beralas kaki, telanjang (1), fakir miskin, penggembala kambing berlomba - lomba dalam membangun gedung (2). Kemudian lelaki itu pergi, akupun masih tetap duduk di situ. Kemudian Nabi bersabda : Wahai Umar , apakah kamu mengetahui siapakah orang yang bertanya tadi ? Aku ( Umar ) berkata : ALLOH dan RasulNYA lebih mengetahui. Lalu Nabi bersabda : Sesungguhnya lelaki tadi adalah Jibril yang datang padaku untung mengajarimu tentang agama.
       Attaj Assubki berkata : Islam adalah perbuatan yang dilakukan oleh anggota tubuh dan tidak sah kecuali disertai dengan keimanan. Iman adalah membenarkan dengan hati dan tidak akan diterima kecuali disertai dengan mengucapkan dua kalaimat Syahadat terlebih dahulu.

        dalam syarah Muslim, Iman Nawawi pernah mengutip permufakatan ahli sunnah, ahli hadits, ahli fiqih dan ahli tauhid bahwa seorang yang beriman dengan hatinya, tapi lidahnya tidak mau mengucapkan kalimat syahadat, padahal dia bisa mengucapkannya, ( maka bila meninggal dunia ) akan dilemparkan ke neraka untuk selamanya. 9 dia mati kafir ).
 
Lanjutannya tungggu ya sahabat ......he..he...

KATA PENGANTAR ( KITAB IRSYAADUL 'IBAD )

الحمد الله رب العالمين و الصلاة والسلام علي اشرف المرسلين سيدنا محمد و علي اله و صحبه اجمعين اما بعده

              Terjemahan Kitab Irsyaadul 'Ibad ini, kami usahakan terlengkap, bahasanya bisa dimengerti dengan mudah oleh kalangan masyarakat yang terpelajar atau yang awam. Untuk lebih jelasnya terkadang kami memberikan penjelasan tentang kalimat dan masalah - masalah yang sulit di fahami bila dikutip dari kitab asalnya, malah terkadang kami sanggah bila ternyata cerita yang diketengahkan betul - betul menyalahi ajaran Islam yang suci. Sanggahan kami ini sengaja kami buat yang sederhana, sehingga bisa dimengerti oleh masyarakat yang awam. Untuk hadits - haditsnya kami tulis lebih lengkap serta tidak menguranginya.

          Dengan upaya ini, semoga ada nilai tambah bagi pembaca yang pernah membaca terjemahan Irsyaadul 'Ibad atau yang belum. Semoga terjemahan kali ini berguna bagi seluruh kaum Muslimin dimana saja berada.

            Tak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada guru - guru kami, antara lain : Doktor Hikmat Yasin Dosen Universitas Madinah Fakultas Hadits, Syech Yasin Al - Fadani, Derektor Darul 'Ulum Mekkah, K. H. Abdullah Faqih, K. H. Ahmad Marzuqi : Pengasuh Pondok Pesantren Langitan, H. Muhtar Zainal dan ayah ibuku yang tercinta.

            Kami ucapkan kepada para pembaca, selamat membaca semoga bermanfaat.

                                                                                                                                    Wassalam
                                                       Pengasuh Jama'ah Tahfidhil Qur'an Tambak Sumur Waru Surabaya
                                                                                                 ( H. Mahrus Ali )
                                                                                                       Penerjemah   


Di tulis ulang oleh Sekertaris Tanfidziyah NU Ranting Ngastorejo,_Jakenan,_Pati    

Jumat, 19 April 2013

javascript web kyai Jawab Online

Assalamu 'alaiku Wr. Wb ..

Halo Sahabat, kali ini saya akan bagi javascript web Kyai Jawab online yang saya dapat dari Ustadz Muhammad Ansori di Group ThoriqahSarkubiyah .



<form method="get" action="http://kyaijawab.com/post" id="yw0">
<div align="left" class="q_top">
<div style="display:inline-block;">
<img alt="logo-kyaijawab" src="http://kyaijawab.com/images/logo/kyai.png" style="height: 120px; align:left; padding-left: 85px;" />
</div>
<div style="display:inline-block; vertical-align:top; padding-top: 10px;">
<img alt="logo-kyaijawab" src="http://kyaijawab.com/images/logo/kyaijawab.png" style="height: 30px; align:left; padding-left: 70px;" />
<input type="text" id="search" style="height: 25px; width: 280px; border:1px solid #AEAEAE;vertical-align:top;" maxlength="128" size="40" name="search" />
<br /><br />
<center>
<input type="submit" value="Cari" name="yt0" style="
-moz-box-shadow : inset 0px 1px 0px 0px #a4e271;
-webkit-box-shadow : inset 0px 1px 0px 0px #a4e271;
box-shadow : inset 0px 1px 0px 0px #a4e271;
background : -webkit-gradient( linear, left top, left bottom, color-stop(0.05, #89c403), color-stop(1, #77a809) );
background : -moz-linear-gradient( center top, #89c403 5%, #77a809 100% );
filter : progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorstr='#89c403', endColorstr='#77a809');
background-color : #89c403;
-moz-border-radius : 6px;
-webkit-border-radius : 6px;
border-radius : 6px;
border : 1px solid #74b807;
display : inline-block;
color : #ffffff;
font-family : arial;
font-size : 14px;
font-weight : bold;
padding : 3px 20px;
text-decoration : none;" />
</center>
</div>
</div>
</form>



Cara Memasang Kode HTML / Java Script di Blog blogger untuk tampilan lama blogger adalah sebagai berikut:

1. login ke akun blogger shobat
2. klik "rancangan"
3. klik "tambah widget"
4. lalu paste kode HTML yang sudah shobat copy sebelumnya yang ingin shobat pasang di blog
5. simpan/save.

Syiiran NU oleh Habib Syech

Tahun 1926 Lahire NU ...
Ijo ijo Benderane NU ...
Gambar Jagad Simbule NU ...
Bintang songo Lambange NU ...

Suriyah Ulama'e NU ...
Tanfidziyah pelaksana NU ...
GP Anshor pemuda NU ...
Fatayat Pemudi NU ...

Nganggo Usholli Sholate NU ...
Adzan pindo Jum'atane NU ...
Nganggo qunut subuhe NU ...
Dzikir bareng amalane NU ...

Tahlilan hadiahe NU ...
Manaqiban washilahe NU ...
Wiridan rutinane NU ...
Maulidan sholawatane NU ...

Sejarah singkat berdirinya IPS NU PAGAR NUSA

Ikatan pencak silat NU Pagar nusa,sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama yang bertugas menggali,mengembangkan dan melestarikan pencak silat Nahdlatul Ulama sebagai warisan wali songo.



 

       Berawal dari sebuah perhatian dan sekaligus keprihatinan tentang surutnya dunia persilatan di pelataran pondok pesantren.Padahal pada awalnya pencak silat merupakan kebanggaan yang menyatu dengn kehidupan dan kegiatan pondok pesantren.Tanda-tanda kesurutan antara lain;Hilangnya peran pondok pesantren sebagai padepokan pencak silat.Awalnya pondok pesantren bisa di ibaratkan sebagai sentralkegiatan pencak silat.Kyai atau Ulama pondok pesantren selalu melengkapi dirinya dengan pencak silat,khususnya aspek tenaga dalam atau karomah yang di padu dengan beladiri.Pada saat ituseorang kyai sekaligus juga menjadi pendekar pencak silat.Di sisi lain tumbuh menjamurnya perguruan pencak silat yang lahir seperti jamur di musim penghujan.Dengan segala keanekaragaman,baik di lihat dari segi agama,aqidah maupun kepercayaannya.Satu sama lain bersikap tertutup,menganggap dirinya yang paling baik dan paling kuat.Kebanyakan bersifat lokalsehingga tumbuhnya menjamurdan berguguran setelahnya.
       Keadaan yang demikian mendorong para Ulama pimpinan pondok pesantren,pendekar serta tokoh-tokoh pencak silatutk musyawarah khususnya mencari jalan keluar,yaitu membuat suatu wadah yang khusus mengelola pencak silat NU pd tgl 12 Muharram1406M,bertepatan pd tgl 27 September 1985 M,berkumpulah para Ulama dan para pendekar di pondok pesantren Tebuireng Jombang Jawa timur,utk musyawarah dan sepakat membentuk suatu wadah yang khusus mengurus pencak silat Nahdlatul Ulama.Musyawarah tsb di hadiri Tokoh-tokoh pencak silat dari; Jombang,Ponorogo,Pasuruan,Nganjuk dan Kediri.
       Pada musyawarah tsb di sepakati antara lain membentuk Ikatan pencak silat NU disingkat (IPS NU),musyawarah berikutnya di adakan di pondok pesantren Lirboyo Kediri Jawa timur,dan meminta PWNU Jatim mengirim utusan utk mengikuti pertemuan di Lirboyo Kediri pd tgl 3 Januari 1986,dan utk pertemuan berikutnya tetap di adakan di tempat yang sama.
       Hadir dalam musyawarah tsb para tokoh pencak silat antara lain dari Pasuruan,Ponorogo,Jombang,Nganjuk dan Kediri.Utusan dari PWNU Jatim yaitu K.Bukhori susanto (Lumajang) dan K.Suharbillah SH.LLT dari Ponpes AN-NAJIYAH sidosermo Surabaya.
       Dalam musyawarah tsb disepakati susunan pengurus harian Jatim merupakan embrio pengurus pusat,sbb;
      Ketua umum   ; K.H.Agus Maksum Djauhari
      Sekretaris        ; Drs.H.Fuad Anwar
      Ketua harian   ; K.H.Drs.Abdur Rahman Utsman
      Ketua I           ; H.Suharbillah SH.LLT
      Sekretaris        ; Drs.H.Fuad Anwar
      Sekretaris I     ; Drs.H.Kuncoro
      Sekretaris II    ; Ashar Lamro
       Nama yang di sepakati adalah Ikatan pencak silat NU di singkat IPS NU.Pada waktu Audiensi dgn Pengurus Wilayah NU Jatim di usulkan nama oleh K.H Anas Thohir selaku pengurus wilayah NU Jatim adalah Ikatan pencak silat NU Pagar nusa yang mempunyai kepanjangan Pagar NU dan Bangsa.Nama tsb di ciptakan oleh K.H Mudjib Ridlwan dari Surabaya,putra dari K.H Ridlwan Abdullah pencipta lambing NU.Simbol terdiri dari segi lima warna dasar hijau,di dalamnya ada bola dunia dan di depannya ada pita bertulis Logo La Gholiba illabillah dgn arti tiada yang menang kecuali mendapat pertolongan dari Allah.Di lengkapi dengan bintang sembilan dan trisula (di kalangan NU di kenal dgn nama cabang)sebagai symbol pencak silat.Lambang tsb di usulkan oleh H.Suharbillah.SH.LLT.Disempurnakan dan di rubah menjadi segi lima oleh peserta musyawarah III di Ponpes Tebuireng Jombang.K.H Sansuri Badawi sebagai sesepuh dan penasehat yang sempat hadir dalam musyawarah tsb menandaskan bahwa ;
             Logo yang berbunyi       ; Laa Gholiba illallah  di pertahankan
             Tetapi di rubah menjadi ; Laa Gholiba illa billah.
       Untuk membentuk Susunan Pengurus tingkat Nasional PBNU membuat Surat Pengantar kesediaan di tunjuk sbg Pengurus,Surat pengantar tsb di tanda tangani oleh Ketua Umum PBNU K.H Abdurrahman Wahid,dan Rais Aam K.H Ahmad Siddiq.Insya Allah tanda tangannya K.H Ahmad Siddiq merupakan tanda tangan yang terakhir.
       Lembaga pencak silat NU memenuhi tuntutan organisasi mengadakan Munas I yang di adakan di Ponpes Zainul hasan Genggong Kraksaan Probolinggo Jatim.Surat kesediaan di tempati di tanda tangani oleh K.H Saifurrizal, Insya Allah merupakan tanda tangan beliau yang terakhir.Penentuan tgl pelaksanaan Munas I di tentukan oleh Kyai sendiri yaitu tgl 20-23 September 1991.Ternyata tgl tsb adalah 100 hari wafat beliau. Sehingga waktu pembukaan di adakan Tahlil terlebih dahulu.Sesuai dgn hasil Muktamar NU di Cipasung, Lembaga pencak silat NU Pagar Nusa berubah status dari Lembaga menjadi Badan Otonom, sehingga namanya menjadi; Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa.
Sekitar tahun 1990-an, mulai diperkenalkan pada seluruh Kabupaten/Kotamadya yang ada di Propinsi Jawa Timur. Khususnya di Kabupaten Sidoarjo atau yang dikenal sebagai kota udang. Sejak diperkenalkan, Pagar Nusa merupakan salah satu organisasi pencak silat yang dapat di perhitungkan terutama dalam bidang prestasi. Tidak hanya itu, Pagar Nusa juga menjadi salah satu ikon penting pada dunia pendidikan terutama pada lingkungan Ma'arif.

 

Selasa, 16 April 2013

Empat Golongan Yang Terkena Penyakit Ghurur

Kajian Kitab Al Ihya Ulumuddin



Ghurur adalah penyakit hati yang menimpa banyak orang di dunia ini, ghurur menurut bahasa artinya adalah tertipu daya, penyakit ghurur ini telah di jelaskan oleh Imam Ghazali dengan panjang luas sekali di dalam kitabnya “Ihya` Ulumuddin “

Penyakit ghurur ini sangat membahayakan sekali sebab kebanyakan orang yang menderitanya tidak merasa bahwa mereka terserang penyakit ghurur ini, kita tidak membicarakan ghururnya orang-orang kafir terhadap diri mereka atau kehidupan dunia ini, tetapi kita membicarakan penyakit ghurur yang diderita oleh umat Islam selama ini.

Imam Ghazali telah membagi ghurur ini kepada empat golongan :
1. Golongan ulama.
2. Golongan para Abid ( orang yang suka beribadah).
3. Golongan orang yang mengaku sufi.
4. Golongan orang yang memiliki harta , dan orang-orang tetipu daya dengan dunia.

1. Golongan ulama.

Penyakit ghurur ini tidak terlepas dari hati seorang ulama, bahayanya jika mereka tidak mengetahui bahwa mereka telah terkena virus ghurur yang membahayakan, akhirnya tidak secepatnya untuk mengobati penyakit itu, penyakit ghurur ini menyerang dengan cepat sehingga si penderita “mati” dari rasa harapan dan kesadaran diri kepada Allah.

Seorang yang alim merasa bahwa ilmu itu adalah mulia, mengajarkannya kepada orang adalah perkara yang mulia pula, maka dia lalai dan tertipu daya dengan sibuk mengajarkan ilmu tanpa membekalkan amal ibadah dan mengamalkannya terlebih dahulu sebelum disampaikan kepada orang lain, ini adalah penyakit ghurur.
Seorang yang alim merasa memiliki ilmu sehingga beliau merasa bahwa dirinya mesti di hormati dan disegani, ingin selalu dikedepankan dan di ketengahkan, keinginannya agar seluruh perkatannya didengar, seluruh perkataannya benar, ingin diangkat-angkat dan dipuja-puja, setiap orang mesti mencium tangannya, ini adalah penyakit ghurur.

Seorang ulama yang alim dengan ilmu syari`at dan selalu mengamalkannya kemudian mengajarkannya kepada orang lain, tetapi beliau tidak memahami ilmu makrifat kepada Allah, dengan alasan bahwa tidak ada ilmu tersebut, maka ini juga bagian dari orang yang memilki penyakit ghurur.

Seorang yang berhasil mengamalkan ilmunya , menjauhkan anggota tubuhnya dari segala maksiat, melaksanakan segala amalan ta`at, tetapi lupa membersihkan dirinya dan hatinya dari segala maksiat hati seperti hasad, riya`, takabbur, ini juga orang yang terserang penyakit ghurur.

Seorang ulama yang mengamalkan segala ta`at dan menjauhkan segala maksiat, beliau merasa bahwa dirinya bersih dan dekat dengan Allah, maka ini juga penyakit ghurur, sebab Allah lebih mengetahui keadaan hati para hambanya.

Seorang ulama yang sibuk dengan berjidal, berdebat, bukan untuk mencari kebenaran tetapi untuk mencari ketenaran dan kehebatan, bila mampu mengalahkan lawan maka dia tergolong orang yang hebat dan alim, ini juga tergolong penyakit ghurur.

Seorang ulama yang selalu berdakwah dan berceramah dengan menyampaikan untaian kata-kata yang indah, dapat menarik perhatian para pendengar, sehingga mendatangkan peminat-peminat yang banyak, pengikut yang setia, lupa dengan tujuan dakwah yang sebenarnya, sibuk hanya mencari ketenaran dan nama, penyakit ini juga tergolong ghurur.

2. Golongan ‘Abid.

Kegiatan ibadah juga dapat membawa seseorang tertipu daya dengan diri sendiri sehingga bukan menjadikan diri semakin dekat dengan Allah bahkan membuat diri menjadi jauh, diantara contohnya :
Seseorang yang sibuk dengan ibadah-ibadah sunnah dan fadhilah tetapi melupakan dan meninggalkan ibadah-ibadah wajib, seperti sibuk melaksanakan shalat sunnah malam tetapi meninggalkan shalat subuh karena ketiduran dan kelelahan ketika waktu malamnya atau senang dengan sholat tarawih tapi masih punya hutang sholat fardlu/belum diqodlo’.

Orang yang sibuk mengambil air wudhu` dan berlebih-lebihan di dalam membasuhnya disebabkan was-was yang datang didalam hati mengkabarkan bahwa wudhu`nya tidak sah, penyakit was-was yang menimpa pada setiap ibadah merupakan bagian ghurur juga.

Seseorang yang terlalu sibuk membaca al-Qur`an, tetapi tanpa mau memikirkan dan memahami segala makna-maknanya, sehingga tidak memahami apa maksud atau penjelasan-penjelasan dari yang ia baca setiap hari.

Seseorang yang sibuk dengan puasa setiap harinya, tetapi lidahnya selalui menceritakan aib orang lain, tidak pernah menjauhkan hatinya dari riya` dan penyakit-penyakit hati, puasanya selalu dibuka dengan makanan-makanan yang haram.

Seseorang yang menunaikan ibadah haji hanya karena ingin digelar dengan haji, tidak mengikhlaskan diri untuk melaksanakan amal ibadah haji, tidak meninggalkan segala kejahatan-kejahatan, melaksanakan ibadah haji agar dipandang orang dan dianggap orang kaya.

Seseorang yang mengamalkan Ibadah sunnah dan fadhilah merasakan ibadah tersebut nikmat dan lezat, mendapatkan ke khusyu’an, tetapi jika melaksanakan ibadah yang wajib dan fardhu tidak merasakan kenikmatan dan kekhyusu’an.

Seseorang yang melaksanakan zuhud dan ibadah , bertaubat dan berzikir, merasakan bahwa dia telah sampai kepda derajat kezuhudan, telah sampai kepda derajat makrifah kepada Allah, padahal hatinya masih tersimpan segudang kecintaan terhadap dunia, mengaharap pangkat dan kedudukan, mengharap pujian dan penghormatan.

3. Golongan orang yang mengaku sufi.

Seseorang yang mengaku sufi, menggunakan pakaian-pakaian tertentu, bergaya dengan gaya ulama-ulama sufi, berzikir dengan menari dan nyanyian-nyanyian pemenuh hawa nafsu, menganggap diri telah sampai kepada Allah, menganggap mendapat ilham dan kasyaf. inilah termasuk mereka yang tertipu/ghurur.
Seorang yang mengaku sufi, merasa telah berbuat zuhud dan wara`, memakai pakaian yang usang dan bau, mementingkan bersih hati, tetapi segala anggota tubuh kotor dengan maksiat dan dosa. ini adalah penyakit ghurur.

Seseorang yang mengaku sufi, tetapi tidak mengikuti jalan para ulama-ulama pembesar sufi seperti Imam Abu Qosim al-Junaidi al-Baghdadi dan yang lainnya, mengaku telah sampai kepada fana` fillah dan baqa fi llah , tidak menjadikan al-Qur`an dan sunnah sebagai pegangan, menghina syariat dan memuja-muja hakikat. ini adalah penyakit ghurur.

4. Golongan orang yang memiliki harta dan orang yang tertipu daya dengan dunia.

Seseorang yang menganggap bahwa harta dan uangnya yang mampu menyelamatkannya dan memuliakannya di permukaan dunia ini, harta merupakan pujaan dan ketinggian, memiliki harta berarti memiliki kebesaran dan kesenangan yang hakiki, sehingga lupa membayar zakat, menyantuni orang miskin, dan bisa berbuat sesuka hatinya. ini adalah penyakit ghurur.

Seseorang yang membangun masjid, menyantun anak yatim, membantu korban bencana alam, tetapi ingin di puji dan di besar-besarkan kebaikannya, agar orang menyanjungnya dan menggelarnya seorang yang dermawan. ini adalah penyakit ghurur.

dengan memahami hal yang demikian, semoga kita semua tidak termasuk golongan orang-orang yang terkena penyakit ghurur (tipu daya) penyakit yang menjadikan seorang hamba jauh dari ridlo Allah Ta’ala
Semoga kita bisa terus istiqomah dan mengetahui bisikan nafsu didalam diri ini. dan Semoga Allah menjauhkan kita dari sifat ghurur ini, Aamiin Yaa Robbal ‘alamiin...

 ( http://www.sarkub.com/2013/empat-golongan-yang-terkena-penyakit-ghurur/#more-10584 )

Senin, 15 April 2013

Kajian Islam Habib Novel bin Muhammad Alaydrus

Assalamu 'alaikum Wr. Wb

Bagi sahabat - sahabatku yang ingin nambah ilmu agama Islam, mari kita dengarkan bersama ceramah Habib Novel bin Muhammad Alaydrus. Seperti yang telah di posting temen saya Imam Budiono di blognya, saya juga ingin ikut menyebarkan link ceramah Habib Novel bin Muhammad Alaydrus melalui blog ini. silahkan sahabat bisa KLIK DISINI dan DISINI untuk mendownload kajian - kajian beliau.

Selain itu sahabat juga bisa mendengarkannya secara Live di Radio AL - HIDAYAH FM Solo dan melihat melalaui Ar - Raudhah TV streaming setiap malam jum'at ba'da isya' ( Insya Allah ).

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini, insya Allah lain kali akan saya posting kajian - kajian Islami yang lainnya ...Semoga bermanfaat..

Akhirul kalam.. Wallohul muwafiq ila aqwamit thoriq

Wassalamu 'alaikum Wr. Wb

Mocta.Net

Mocta.net adalah sebuah warnet dan Games Online yang beralamatkan di Jl. Raya Pati - Gabus KM 1 Ruko Semampir No. 23 Pati - Jawa Tengah - Indonesia. Mocta.net juga mempunyai akun Facebook ( FP ) , dengan nama Mocta.net dan mempunyai Radio Streaming , untuk mendengarkannya silahkan KLIK DISINI .

Adapun Blog ini kami buat untuk berbagi pengalaman dan mengajak kawan - kawan untuk belajar bersama , dengan cara membaca dan mendengarkan ceramah - ceramah para Habaib, Kiai, Ustadz Ahlus Sunah Wal Jama'ah An- Nahdliyyah.